Sahabat Putih -- Astri Nur Liyani

    Author: AOMAGZ Genre: »




    oleh: Astri Nur Liyani (astripublishing@yahoo.com)





    Aku hanyalah seorang anak yang menuliskan kisah-kisah dari kehidupanku ataupun kisah dari sahabat-sahabatku yang kutuliskan dalam sebuah cerita dan biasanya ku ketik di laptop kesayanganku yang kubawa kemanapun aku pergi. Mungkin bagiku menulis di depan laptop sama halnya ku menceritakan semua tentang apa yang kualami kepada seorang sahabat. Kalau aku disuruh memilih antara sahabat dan seorang spesial--sebut saja kekasih, aku lebih memilih sahabat. Ya itulah kisahku.

    Pagi itu tanggal 9 bulan Desember aku duduk di taman kota bersama laptop-ku. Aku teringat akan kisah sahabatku, Randy yang mengalami pengalaman bersahabat dengan seorang pengamen jalanan yang memberikannya banyak inspirasi.

    Randy adalah sosok anak dari pengusaha kaya yang hobi bermusik, studio musik di rumah siap sedia menemaninya bermusik. Di kamarnya hanya terdapat poster-poster dari band atau penyanyi terkenal. Yang aku salut darinya adalah sifatnya yang murah hati, dermawan dan yang paling penting adalah sederhana. Dia mau bergaul dengan siapapun tanpa memandang status sosial.

    Kecintaannya terhadap musik membawanya mengawali karir dengan membentuk sebuah band. Kebetulan semua personilnya dalah sahabatku sendiri. Suatu ketika Randy berjalan di sekitar kantin sekolah, di tembok ada sebuah poster kuning dengan kata-kata festival band 2014. Ketika ditelusuri, ternyata poster itu berisi tentang ajakan untuk anak SMA yang mau masuk ke dalam dunia musik.

    Bagi Randy ini adalah kesempatan emas dia dan band-nya bisa selangkah lebih maju ketimbang hanya pensi di sana sini. Kemudia Randy menghampiri semua personil band-nya yang merupakan teman kelas lainnya dan mengajak untuk melihat poster yang ada di kantin.








    “Gimana? Ikut gak nih, kan lumayan kita bisa punya album,” ajak Randy menatap salah seorang temannya, Riski.
    “Oke deh... Tapi  disini kita kan disuruh buat lagu sendiri, sedangkan lo tau kan kalau kita hanya menyanyikan lagu orang.” Riski menambahkan.
    “Yaaa... Masalah itu biar gue aja yang mikirin. Kan masih ada dua bulan lagi.” usul Randy
    Kemudian sekelompok orang itu kembali ke kelas mereka masing-masing.

    Singkat cerita, Randy sangat pandai merangkai kata-kata, tetapi untuk kali ini membuat lagu, tangan dan pikirannya tidak sejalan dengan apa yang dipikirkan pada saat itu. Pikirannya kosong tanpa arah dan tujuan.

    Seiring dengan berjalannnya waktu, Rani semakin tidak bisa memenuhi janjinya kepada teman-temannya untuk membuatkan lagu. Lalu Randy pergi ke rumah temannya untuk membatalkan festival band 2014 itu karena dia belum bisa membuat lagu.

    Ketika pulang dari rumah temannya, Randy melewati trotoar sambil membawa kertas lagu yang baru beberapa bait ia tulis. Dan dari belakang, ada seorang bapak-bapak yang menabraknya dan kertas itupun jatuh terkena genangan air. 

    Semakin jadi saja kekesalan Randy saat itu. Sudah tidak bisa membuat lagu-lagu, kata-kata yang adapun hancur tak berbekas. Kemudian ia putuskan untuk melanjutkan perjalanan. Baru beberapa meter ia meninggalkan tempat tersebut, pundak Randy dipukul oleh seorang laki-laki seumurannya sambil membawa ukelele, tak lupa topi yang dibelakanginya.

    “Mas.. Kertasnya jatuh...” kata anak itu sambil memberikan kertas itu.
    “Nggak usah, itu udah gak kepake...” 
    “Kalau boleh tau, ini lagu kan?"
    “Iya, tapi gagal...”
    “Ini lagu bagus kali. Kata-katanya bisa dinyanyiin.” ujar anak itu sambil memegang ukelele.
    Tak sadar kedua orang itu duduk di trotoar dan mendiskusikan lagu tersebut. Tak berapa lama.
    “Waaaa... Jadi nih satu lagu, tapi gue gak apal.” ujar Randy.
    "Aaaah, gak apa-apa. Asal lo sering nyanyiin, pasti hafal deh.” senyum anak itu.
    “Oh iya, gue Randy. Lo pengamen sini ya?” 
    “Gue Aji. Iya kebetulan gue pengamen sini, sendirian pula di daerah sini."
    “Ya udah, mulai besok gue sering-sering ke tempat sini ya, buat nyanyi bareng sama lo.” 

    Akhirnya mereka pergi dengan berjabat tangan. Sudah beberapa hari Randy ke tempat tersebut untuk latihan bernyanyi. Sampai pada saat satu hari sebelum festival itu belangsung. Sore itu, Randy hendak memberikan kaos untuk Aji, tetapi Aji tidak ada di tempat biasanya. Randy pun akhirnya pulang dengan tangan hampa. 

    Keesokan harinya, acara festival itu berlangsung dan pada saat menyanyikan lagu itu, Randy melihat sosok  Aji sedang menontonnya dari jauh. Sesudah bernyanyi, Randy langsung menemuinya, tetapi Aji sudah tidak ada.

    Randy bertemu dengan pengamen dan menanyakan keberadaan Aji. Tetapi pengamen itu hanya memberitahukan rumah Aji.

    Randy mengetuk rumah Aji. Kemudian muncul  seorang ibu. 
    “Ada apa, Dek?" 
    “Maaf Bu, Aji-nya ada?"

    Tiba-tiba ibu itu langsung bergegas keluar ke pemakaman Aji. Dan ibu itu duduk di samping makam yang bertuliskan Aji bin Budi.

    Astagfirullohalazim... Randy menutup mulutnya dan tidak menyangka bahwa Aji sudah meninggal.

    “Bu... Sejujurnya saya bertemu dengan Aji dan Aji memberikan saya lagu,”  ujar Randy

    Dan Ibu Aji pun langsung meninggalkan Randy. Randy masih memegang kayu yang bertuliskan nama Aji.

    “Ji, gue tau lo gak tidur, gue tau lo nyanyi buat gue,” tak terasa Randy pun meneteskan air mata dan menyanyikan sebait lagu.



    Dulu yang berwarna, sekarang hitam; sudah tertidur, ia dalam damai.
    Merasuk pergi, menusuk awan kelam; tak tersenyum, ia tak kembali.



    Randy pun menceritakan kejadian ini bersama teman-temannya dan teman-temannya terkejut.

    Kututup layar laptop-ku dan bergegas pergi. Ketika kuingat tentang Randy yang berjanji untuk mengantarkanku ke makam Aji.

    Kalian tahu sahabat putih? Aku dan laptop-ku akan berjalan mengikuti angin, mencari kisah yang penuh inspiratif lainnya.

    Leave a Reply

    Thanks for reading! Leave your responses here :)

    Tentang AOMAGZ

    AOMAGZ adalah sebuah online magazine. Tapi bukan majalah berita, majalah resep atau majalah fashion. AOMAGZ adalah majalah spesialis cerita : Cerpen, Cerbung, Flash Fiction, Serial, Dongeng, Cerita Anak dan lain-lain. Jelajahilah AOMAGZ sesuka hati kamu karena ada cerita baru setiap harinya (kecuali weekend). Enjoy!

    Readers



    Follow Us On Twitter Photobucket


    Guestbook